Menu

Live Streaming

News

News (428)

Beyonce Bagi-bagi Beasiswa untuk Empat Wanita Muda

 

Beyonce punya penawaran spesial untuk merayakan setahun album Lemonade-nya.

Diberitakan NME, sang Queen Bey akan memberikan beasiswa bagi empat perempuan yang mempelajari seni kreatif, musik, sastra, atau ilmu Afrika-Amerika. Tawarannya tidak main-main. Beyonce akan memasukkan mereka ke dalam empat kampus bergengsi di Amerika Serikat.

Jika tidak Berklee College of Music, Howard University, Parsons School of Design, maka Spelman College. Jika dapat beasiswa, mereka akan masuk di tahun ajaran 2017/2018 ini.

Melalui situs resminya Beyonce menyampaikan, pemberian beasiswa itu ditujukan untuk mendukung dan membantu perempuan muda yang “tidak takut berpikir di luar kotak dan berani, kreatif, sadar dan percaya diri.” Syarat dan tenggat waktu tidak dijelaskan di sana.

 

“Seluruh detail dan tenggat waktu untuk aplikasi akan langsung disampaikan oleh masing-masing kampus,” demikian tertera di laman resmi Beyonce. Peminat bisa langsung mendaftar.

Beyonce sendiri tidak bicara banyak karena belum terlalu sering muncul ke hadapan publik setelah kabar kehamilannya. Ia bahkan membatalkan penampilannya di Coachella karena alasan kesehatan. Istri Jay Z itu saat ini sedang mengandung anak kembar dalam perut buncitnya.

Kabar terbaru darinya hanya soal kemungkinan ia dipilih mengisi suara Nala, singa dalam The Lion King. Disney akan membuat film Raja Hutan itu sebagai live-action selanjutnya.

Selain bermusik, Beyonce memang sudah pernah main film. Ia setidaknya membintangi Dreamgirls, The Pink Panther dan Austin Powers In Goldmember. Ia juga pernah mengisi suara film berjudul Epic pada 2013, sehingga jika menjadi Nala, itu bukan hal baru baginya.

 

sumber

Read more...

Koin Emas Ditemukan di Balik Tuts Piano di Inggris

 

Sebuah sekolah di Inggris dan seorang teknisi piano berbagi harta telah menemukan ratusan koin emas dan perak dari era Victoria di bawah tuts piano.

Sebanyak 913 koin tersebut tercetak berasal dari 1847 hingga 1915. Tumpukan koin tersebut ditemukan sebelum Natal lalu di Shropshire, Inggris tengah.

Temuan tersebut juga disebut sebagai harta karun terbesar yang ditemukan di Inggris.


Koin emas dan perak tersebut ditemukan setelah Bishops Castle Community College memanggil seorang teknisi piano untuk mengubah nada piano yang baru saja didonasikan ke sekolah tersebut.

Martin Rickhouse, teknisi 61 tahun tersebut menemukan kunci nada piano tersebut terasa kaku. Ia kemudian mencopot tuts tersebut dan menemukan koin tersebut berada di dalamnya.'

 


Koin-koin itu disebutkan berada dalam sebuah bungkusan kain dan dompet kulit.

The British Museum yang ditugaskan menilai harta karun tersebut menulis dalam pernyataannya bahwa tumpukan koin itu telah dikumpulkan selama beberapa dekade dan tersimpan di dalam piano sejak akhir 1920-an.

Pihak museum percaya hal ini mungkin sebagai tindakan pada masa Depresi Besar yang mulai terjadi pada 1929. Selain itu dugaan lainnya adalah koin itu dikumpulkan sebagai antisipasi Perang Dunia 2.


"Kami tidak yakin akan nilai koin-koin tersebut, namun saya menduga ini ratusan ribu poundsterling," kata Peter Reavill, perwakilan the British Museum.

Sejumlah media lokal mecoba memperkirakan nilai koin tersebut. Dan koin-koin itu bernilai antara 300-500 ribu poundsterling atau Rp5,1-8,5 miliar.

Sejak ditemukan di balik tuts piano, pihak berwenang sudah mencoba mencari tahu pemilik asli dari tumpukan koin tersebut. 


Sedikitnya 40 pihak mengklaim sebagai pemilik dari harta karun tersebut namun tidak ditemukan bukti yang memuaskan.

Undang-undang Harta Karun di Inggris menyebutkan Komite Penilai Harta Karus akan memutuskan nilai harta tersebut dan jumlah yang diberikan kepada siapa pun yang berhak atas temuan ini.

Pasangan yang mendonasikan piano kepada sekolah dan pemilik piano lebih dari 30 tahun lalu tidak termasuk sebagai pihak yang berhak menerima pembagian harta.

 

sumber

Read more...

Uber Telah Siapkan Detail untuk Proyek Mobil Terbangnya

 

Uber bakal memublikasikan detail mengenai proyek mobil terbang mereka pada pekan ini, dalam sebuah event yang diselenggarakan khusus untuk misi ini. Event tersebut akan digelar di Dallas, Amerika Serikat.

Pertemuan ini, diadakan dengan misi membangun kesadaran publik soal teknologi aerial mereka.

Sejauh ini, Uber memang belum terlalu banyak membeberkan mengenai proyek mobil terbang mereka. Proyek itu sendiri pertama kali digaungkan layanan taksi online asal 'Negeri Paman Sam' tersebut pada Februari lalu.

Program mobil terbang Uber dinamakan 'Uber Elevate'. Proyek dipelopori Mark Moore, seorang ahli pesawat terbang yang pernah bekerja di NASA selama 30 tahun.

Pada 2010, Moore sempat mencuri perhatian Co-founder Google Larry Page lewat artikelnya mengenai peluang menciptakan pesawat terbang bertenaga listrik.

Uber Elevate berkemampuan take off dan landing vertikal (vertical take off and landing/VTOL). Berbeda dengan mobil pada umumnya, Uber Elevate menjelajah medan tanpa perlu mengikuti lajur jalan sehingga perjalanan dua jam dari San Francisco ke San Jose dapat disingkat menjadi sekitar 15 menit saja.

Uber menjadi salah satu korporasi ternama meramaikan gelanggang mobil terbang. Satu perusahaan besar lainnya ialah produsen pesawat terbang Airbus yang pada tahun ini berencana memamerkan prototipe mobil terbangnya.

Di luar dua perusahaan ternama itu ada AeroMobil dan PAL-V yang bahkan telah meluncurkan mobil terbang mereka bulan ini. AeroMobil sudah membuka pesanan mobil terbang mereka dengan pengiriman pada tahun depan, sementara pengiriman mobil terbang PAL-V dilakukan pada 2020.

 

Awal pekan ini, startup milik Co-founder Google Kitty Hawk juga sudah memperkenalkan mobil terbang mereka dan segera dijual bebas pada akhir 2017

Sumber

Read more...

Bayaran Pemain Game of Thrones Capai Rp34 Miliar per Episode

 

Semakin terkenalnya serial Game of Thrones menjadi berkah bagi para pemainnya. Sebuah laporan menyebut lima pemain utama Game of Thrones masing-masing dapat dibayar hingga Rp34 miliar per episode.

Melasir Independent, lima pemain tersebut adalah Emilia Clarke sebagai Daenerys Targaryen, Kit Harington alias Jon Snow, Lena Headey yang memainkan Cersei Lannister, Peter Dinklage si Tyrion Lannister, dan Nikolaj Coster-Waldau sebagai Jaime Lannister. 


Dalam laporan Express, kelima orang itu disebut telah menandatangani kontrak yang masing-masing bisa bernilai dua juta poundsterling atau lebih dari Rp34 miliar per episode.


Game of Thrones sendiri sudah disiarkan di lebih dari 170 negara.

Menurut Forbes, sang rumah produksi HBO sendiri sudah menggelontorkan uang tidak sedikit untuk memproduksi musim terbaru drama perebutan kekuasaan itu.

HBO disebut sudah menghabiskan lebih dari US$10 juta atau Rp132 miliar per episode. Angka ini naik dari biaya US$6 juta per episode saat musim sebelumnya.


Namun, biaya yang membengkak ini disebut untuk menciptakan efek yang lebih dramatis dan nyata untuk mewujudkan fantasi serial yang diangkat dari karya George RR Martin, A Song of Ice and Fire, tersebut.

"Kami selalu ingin ke sebuah tempat, yang memiliki unsur cerita, biaya, waktu, dan sumber daya yang tepat, sehingga kami dapat menciptakan pertarungan yang baik, satu lawan satu," kata DB Weiss, ko-kreator Game of Thrones saat diwawancara oleh Entertainment Weekly.

Dalam wawancara dengan CNNIndonesia.com pada awal April lalu, Liam Cunningham yang berperan sebagai Ser Davos mengatakan kisah kelanjutan perebutan kekuasaan di musim ke-tujuh akan jauh lebih seru.

 

sumber 

Read more...

Fast and Furious 8 Berhasil Mengalahkan Rekor Star Wars: The Force Awakens

Fast and Furious 8 atau The Fate of the Furious berjaya di puncak box ofice Amerika Serikat (AS) pekan ini sekaligus menggeser posisi The Boss Baby di urutan pertama. Hal ini memang sudah diperkirakan sebelumnya. Film arahan F. Gary Gray itu langsung meraih pemasukan 100 juta dolar AS setelah dirilis pada 14 April lalu.

Tak hanya di AS, film yang dibintangi Vin Diesel ini juga disambut meriah oleh penonton di luar AS. Seperti dilansir dari variety, film tersebut berhasil meraup pendapatan 432 juta dolar AS dari box office Internasional. Jadi total pendapatan The Fate of the Furious di seluruh dunia sudah mencapai angka 532,5 juta dolar AS dalam waktu sekitar sepuluh hari saja.

Fast and Furious 8 atau The Fate of the Furious berjaya di puncak box ofice Amerika Serikat (AS) pekan ini sekaligus menggeser posisi The Boss Baby di urutan pertama. Hal ini memang sudah diperkirakan sebelumnya. Film arahan F. Gary Gray itu langsung meraih pemasukan 100 juta dolar AS setelah dirilis pada 14 April lalu

Tak hanya di AS, film yang dibintangi Vin Diesel ini juga disambut meriah oleh penonton di luar AS. Seperti dilansir dari variety, film tersebut berhasil meraup pendapatan 432 juta dolar AS dari box office Internasional. Jadi total pendapatan The Fate of the Furious di seluruh dunia sudah mencapai angka 532,5 juta dolar AS dalam waktu sekitar sepuluh hari saja.

Film yang dibintangi Emma Watson dan Dan Stevens itu sudah berhasil mengumpulkan 1 miliar dolar AS di seluruh dunia dan menjadi film musikal terlaris sepanjang masa. Di urutan keempat box office AS ada Smurfs: The Lost Village yang hanya mampu meraup 6,5 juta dolar AS.

 

Pendapatan tersebut menurun 50 persen dari pekan sebelumnya. Sedangkan Going in Style melengkapi posisi lima teratas di box office akhir pekan ini dengan meraih 6,35 juta dolar AS. Fast and Furious 8 atau The Fate of the Furious diyakini masih akan berjaya di puncak box office AS pekan depan.

 

Sumber

Read more...

Ini dia perbedaan MRT, LRT dan KRL

Bagi warga Jakarta, belakangan kerap mendengar kata-kata MRT (Mass Rapid Transit), LRT (Light Rail Transit) dan KRL (Kereta Rel Listrik). Apalagi pemerintah daerah sedang gencar membangun sarana penunjang transportasi berbasis rel ini.

Berdasarkan penelusuran merdeka.com, Rabu (26/4), menurut Pemprov DKI Jakarta, jika MRT, LRT dan KRL ini diibaratkan sebagai sebuah pohon, MRT (Mass Rapid Transit) dan KRL (Kereta Rel Listrik) adalah batang besarnya, sedangkan LRT (Light Rail Transit) adalah cabang-cabangnya.

LRT dibuat untuk menjadi angkutan pengumpan (feeder), yang mengangkut penumpang dari lokasi yang jauh dari jalan utama. Karena perannya sebagai angkutan pengumpan, salah satu perbedaan LRT yang paling menonjol diantara MRT dan KRL adalah daya angkut serta cara pengoperasiannya.

 

Karena KRL dan LRT masih membutuhkan masinis dalam pengendaliannya, sementara MRT sudah menggunakan sistem yang bernama ATO (Automatic Train Operation).

 

Sumber

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Studio

Grand Indonesia (Menara BCA) 38th Floor
Jl. MH. Thamrin No.1
Jakarta 10310 - INDONESIA

+62 21 23586486

+62 812 1110951

+62 21 23586490